Senin, 04 Januari 2016

Laporan Keuangan Neraca Per 31 Desember 2014 dan 2013


KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH BERKAH MADANI
Jl. Akses UI No.9 Kelapa Dua – Depok


Neraca (Laporan audited 31 Desember 2014 dan 2013)
Aktiva
2014
2013
%
Aktiva Lancar
7.207
6.308
114 %
Kas & setara Kas
36
111
32 %
Bank
1.71
1.406
122 %
PYD
4.934
4.479
110 %
Piutang Usaha
17
17
100 %
Beban dibayar dimuka
112
102
110 %
Investasi
388
186
209%
Aktiva Lancar Lainnya
6
6
100%
Aktiva Tetap
695
719
97%
Harga Perolehan
875
875
100%
Akumulasi Depresiasi
-180
-155
116%
Total Aktiva
7.902
7.027
112%

Neraca (Laporan audited 31 Desember 2014 dan 2013)
PASIVA
2014
2013
%
Kewajiban Lancar
3.221
2.834
114 %
Tabungan Berkah
1.486
1.308
110 %
Investasi Berjangka
1.684
1.437
117 %
Kewajiban Lain
102
89
115 %
Kewajiban Jangka Panjang
3.309
2.936
113 %
Titipan
161
165
98 %
Pembayaran yang diterima
3.148
2.771
114 %
Modal
1.372
1.258
109 %
Simpanan Pokok
162
159
102 %
Simpanan Wajib
129
114
113 %
Simpanan Khusus
40
40
100 %
Simpanan Pokok Khusus
63
52
122 %
Hibah
550
550
100 %
Cadangan Umum
236
157
151 %
SHU
192
186
103 %
Total Pasiva
7.902
7.027
112 %

Ikhtisar Keuangan (per 31 Desember 2014 dan 2013)
Uraian
2014
2013
%
Total Aktiva
7.902
7.027
112 %
PYD
4.934
4.479
110 %
PPAP
143
83
172 %
Aktiva Lancar
7.207
6.308
114 %
Aktiva Tetap
695
719
97 %
Total Kewajiban
6,53
5,77
113 %
Kewajiban Lancar
3.221
2.834
114 %
Kewajiban Jangka Panjang
3.309
2.936
113 %
Total Ekuitas
1.372
1.258
109 %
Pendapatan Usaha
1.363
1.218
112 %
Beban Usaha
(1.186)
(1.051)
113 %
Laba Usaha
177
168
105 %
Pendapatan (Beban) Lain-lain
18
33
55 %
SHU Sebelum Pajak
195
201
97 %


Jika dilihat dari neraca di atas, dapat kita bandingkan Aktiva pada tahun 2014 sejumlah 7.902 sedangkan pada tahun 2013 total aktivanya menjadi 7.027. Modal pada tahun 2014 sejumlah 1.372 sedangkan pada tahun 2013 modalnya sebesar 1.258. Total pasiva pada tahun 2014 berjumlah 7.902 sedangkan pada tahun2013 total pasiva menjadi 7.027.

Dari table juga kita dapat membandingkan Total kewajiban tahun 2014 sejumlah 6,53 sedangkan total kewajiban tahun 2013 5,77. Total Ekuiditas tahun 2014 adalah 1.372 dan tahun 2013 adalah 1.258.

Laba usaha pada tahun 2014 dari 177 menjadi 168 di tahun 2013 Dan SHU sebelum pajak tahun 2014 adalah 195 dan 201 di tahun 2013.

Senin, 14 Desember 2015

PERI CINTA




aku untuk kamu, kamu untuk aku
namun semua apa mungkin iman kita yang berbeda
tuhan memang satu, kita yang tak sama
haruskah aku lantas pergi meski cinta takkan bisa pergi
(Peri Cinta - Marcell Siahaan)
Lagu itu mengalun begitu saja saat saya tengah berada di dalam sebuah ruangan kedap suara, Seorang teman menyanyikan lagu itu dengan penuh penghayatan, dia bernyanyi dengan memejamkan matanya, sungguh penghayatan yang luar biasa teman. Saya benci dengan situasi seperti ini, situasi dimana saya harus kembali coba sadar dalam dunia nyata. Saya harus mengubur cinta saya kepadanya dalam-dalam, berbeda keyakinan adalah benteng tertinggi yang harus di lalui.
Ini bukanlah kisah tertang dua orang saling mencintai yang berbeda keyakinan, ini adalah kisah seorang gadis yang berlahan mundur tanpa mau bersusah payah melewati benteng yang menjulang tinggi di depannya. Saya bukanlah seorang pejuang yang baik dalam cinta, beberapa kali saya gagal dalam mempertahankan sebuah hubungan. Saya lebih memilih berdamai dengan takdir dan melepaskan orang-orang yang dulu saya sayangi dari pada berjuang bersama.
Saat saya masih dalam kandungan, saya sudah terbiasa di dengarkan lantunan ayat-ayat suci al-qur’an. Saat saya lahir dengan bangganya bapak mengadzani di dekat telinga saya. Saat saya mulai sekolah orang tua mulai mencarikan sekolah yang mengandung unsur-unsur islami. Saat saya dewasa orang tua tak henti-hentinya mengingatkan saya untuk menunaikan kewajiban sebagai orang yang beriman. Bagi saya agama yang di turunkan lewat keturunan oleh orang tua saya adalah warisan yang paling berharga yang saya miliki. Sebisa mungkin saya akan menjaga, asset yang besarkan tentu banyak godaan dan cobaanya. Seperti cinta beda agama. Ku tinggalkan dia karena DIA.
Kita bukan Istiqlal dan Katedral, yang ditakdirkan berdiri berhadapan dengan perbedaan, namun tetap harmonis. Jika mereka punya nyawa, siapa yang tau kalau mereka berdua saling jatuh cinta?
masing-masing dari mereka begitu indah, setidaknya selama lebih kurang puluhan tahun bersanding, pasti ada saling puji diantara mereka. Mungkin terjadi saat malam hari, saat semua orang sedang sibuk bermimpi.

Mereka mungkin saling menangis, saat tau masing-masing dari penghuni bersiteru. Saling menghakimi dan merasa paling benar. Padahal keindahan dari masing-masing kepercayaan tidak ada yang salah.
( Artasya Susdirman – Istiqlal dan Katedral)

*maaf jika tulisan ini mengandung agama, saya berusaha dalam menulis ini dengan jujur sesuai dengan apa yang perasaan saya rasakan, maaf bila ada kata-kata yang kurang baik atau menyinggung pihak manapun. Saya menulis cerita ini karena saya ingin berbagi pengalaman lewat tulisan*

Senin, 30 November 2015

Perkembangan Koperasi Di Indonesia

Koperasi berasal dari kata co-operation yang menurut Enriques mempunyai pengertian tolong menolong satu sama lain atau saling bergandeng tangan. Arti kerja sama berbeda menurut cabang ilmu antara lain: ilmu ekonomi terapan, ilmu social, aspek hukum dan pandangan anthropologi.

Pengertian Koperasi
Moh. Hatta mengatakan “Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong menolong. Semangat tolong-menolong tersebut didorong oleh keinginan member jasa kepada kawan berdasarkan ‘semua buat seorang seorang buat semua’.” Beberapa definisi lainnya bisa dilihat di http://suciamaliah.blogspot.co.id/2010/10/koperasi-berasal-dari-kata-co-operation.html.

Perkembangan koperasi sudah memberikan banyak kontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Koperasi mengalami tingkat pertumbuhan yang cukup baik dalam 10 tahun terakhir ini. Sekarang ini, koperasi di Indonesia berjumlah sekitar 206.288 unit koperasi (per Juni 2014). Koperasi tersebut, sudah menyerap sekitar 463.141 tenaga kerja Indonesia. Volume usaha koperasi ini sudah mencapai sekitar 125 triliun (per Juni 2014) (Anonim, 2014).

Dalam pertumbuhan tersebut, intervensi pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan koperasi cukup besar. Hal ini dibuktikan dengan usaha kementerian koperasi dan UKM dalam mengupayakan pertumbuhan KUD. Kementerian koperasi dan UKM menargetkan KUD menguasai 40% distribusi pupuk bersubsidi. Tahap awal, distribusi pupuk tersebut akan dimulai dengan target 25%. Jika, proses distribusi tersebut berjalan dengan baik maka distribusi tersebut akan ditingkatkan menjadi 40% (Anonim, 2014).


Upaya tersebut dilakukan karena Koperasi sangat dibutuhkan di dalam perekonomian Indonesia. Namun, upaya yang dilakukan kementerian koperasi dan UKM ini tidak cukup tanpa adanya pembenahan kompetensi SDM koperasi. Maka dari itu, untuk menunjang permasalahan ini kementerian koperasi dan UKM mencoba untuk memperbaiki kompetensi SDM koperasi. Perbaikan ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi secara langsung melalui acara expo pembiayaan KUKM 2014 di Gedung SME Tower Jakarta. Di dalam acara tersebut anggota koperasi diharapkan dapat berkonsultasi dengan baik (Anonim, 2014).

Menurut hasil yang di peroleh dari www.depkop.go.id Dari tahun 2010-2014 jumlah anggota selalu meningkat setiap tahunnya dari 30,461,121-36,443,953. Begitupula pada karyan setiap tahunnya mengalami kenaikan dari 2010 jumlah karyawan 326,718 sampai jumlah karyawan tahun 2014 adalah 530,830. Modal Sendiripun memiliki kenaikan dari 2010-2014 30,102,013,90-105,800,829,73. Terjadi kenaikan SHU sepanjang tahun 2010-2014, dari 5,622,164,24-14,898,647,12.








Sumber :